Mengatasi Masalah Utama Menangkar Murai Batu

Membuat penangkaran burung sendiri memang butuh usaha yang ekstra. Selain membutuhkan konsistensi yang kuat, kita juga harus tahu betul tentang bagaimana menangkar burung – entah kondisi lingkungan atau burung yang kita tangkar, kita harus paham. Di sini, kami akan berbagi informasi tentang masalah utama menangkar murai batu. Ada beberapa hal yang seringkali membuat kita bingung dan heran kenapa burung murai batu kita tidak bisa berkembang biak sesuai seperti yang diharapkan. Nah, untuk anda yang kebingungan atau mengalami kesulitan saat menangkar jenis burung murai batu ini, anda bisa memperhatikan apa yang akan kami bahas di bawah ini.
silahkan baca juga tips berternak murai batu disini. dan kisaran harga untuk memulai binis murai batu disini.

Seperti yang kita ketahui, ada banyak faktor yang membuat murai batu yang anda tangkar mengalami kegagalan untuk berkembang biak ataupun hal lainnya. Kegagalan yang terjadi, pastinya akan membuat kita merugi. Bahkan, yang terburuk adalah saat burung murai batu kita mati. Langsung saja, untuk mengetahui penyebab dari masalah utama dalam beternak atau menangkar burung murai batu, anda bisa membaca apa yang akan kami bahas di bawah ini.




1. Indukan Yang Tidak Sesuai
Dalam hal ini, kita seringkali memilih indukan yang terlihat memiliki fisik yang bagus. Namun, di sinilah biasanya munculnya akar masalah yang membuat burung murai batu anda sulit untuk berkembang biak. Hal paling umum yang tak didasari oleh para peternak murai batu adalah, mereka tidak tahu bahwa calon indukan yang dipilih masih belum matang. Di sini, kematangan yang kami bahas adalah masalah umur. Perlu anda ketahui, kami menyarankan untuk tidak buru-buru mengawinkan murai batu milik anda jika belum menginjak umur 10 bulan. Selain itu, jika memiliki umur yang cukup, maka murai batu bisa memiliki birahi yang membuat perkembang biakan semakin baik. Kenapa? Jika si jantan tidak birahi, maka tidak akan menghasilkan apa-apa.

2. Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan
Tak hanya manusia, makhluk hidup lainnya juga memerlukan lingkungan yang sesuai untuk berkembang biak. Dalam hal ini, kami membahas tentang kebersihan lingkungan tempat anda menangkar burung murai batu. Biasanya, mereka yang tidak memperhatikan masalah ini, akan mendapati hal-hal yang tidak diinginkan seperti burung yang jadi sakit dan sebagainya. Di sini, biasanya peternak batu murai kurang memberikan asupan nutrisi yang cukup, tidak memberi pakan secara teratur, acuh pada kebersihan kandang dan tubuh murai batunya sendiri. Jika hal-hal tersebut diabaikan, maka akan ada kemungkinan lain yang membuat burung anda menjadi stress dan bisa-bisa mati.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, maka ada beberapa tindakan yang harus anda lakukan. Seperti memberi pakan burung yang berkualitas dan secara teratur, menjaga kebersihan dan kondisi lingkungan kandang burung anda, memperhatikan apakah sudah mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup, dan juga memberi vitamin tambahan agar burung murai anda menjadi lebih sehat.

3. Kondisi Suhu
Karena burung murai batu adalah jenis burung yang kurang cocok untuk tempat yang memiliki kondisi dengan suhu dingin, maka anda harus memperhatikan tempat yang anda jadikan penangkaran. Kenapa? Karena hal ini akan mempengaruhi kualitas burung murai itu sendiri dan juga berhubungan dengan kesehatannya. Sebaiknya, tempat penangkaran milik anda kurang memiliki tingkat suhu yang pas, anda bisa menambahkan lampu dop kuning yang bisa membuat suhu menjadi lebih hangat. Selain itu, membuatkan tempat istirahat yang mirip dengan rumah alaminya juga disarankan. Dalam hal ini, jika ada tempat alami tersebut maka burung anda akan bisa menjaga kondisi suhu tubuhnya juga.


Teknik Pemeliharaan Anak Burung Murai Batu
Jika indukan murai batu milik anda baru saja menetas, anda harus mengawasi anakannya dengan baik. Kenapa? Karena seringkali terjadi masalah yang membuat anakan murai batu mati. Di sini, banyak peternak burung murai bingung dan tidak mengetahui sebabnya. Nah, untuk menghindari hal ini agar tidak terjadi pada anda, anda harus memperhatikan faktor-faktor seperti;

1. Cukupnya Pakan
Mungkin hal ini terlihat sepele, namun jika anda kurang memperhatikan kuantitas pakan untuk burung murai anda, ada satu hal yang seringkali terjadi. Indukan yang merasa kurang mendapatkan pakan, akan berusaha mencukupi kebutuhannya tanpa melihat lingkungan. Di sini, biasanya indukan akan menyingkirkan anakannya sendiri demi mencukupi kebutuhan makanannya. Jadi, pastikan bahwa pakan yang anda berikan sudah cukup dan pas.


2.  Anakan Lain
Sama seperti poin sebelumnya – yaitu masalah pakan, anakan burung juga akan berusaha mencukupi kebutuhan makanannya juga. Biasanya, anakan yang lemah akan kalah dengan anakan yang kuat. Dalam hal ini, yang kami tekankan adalah saat akan makan, anakan yang lemah sering terinjak-injak dan tidak mendapatkan makanan yang cukup. Sehingga, lama-lama akan sakit dan bisa-bisa mati.
Nah, Setelah mengetahui faktor utama penyebab matinya anakan burung murai batu. Sekarang anda harus memperhatikan bahwa selain lingkungan, makanan yang cukup juga perlu. Untuk jenis pakannya sendiri, anda bisa memberikan kroto yang sudah dibersihkan. Sama seperti bayi manusia, anakan burung murai batu juga masih perlu diberikan makanan yang gampang diolah. Selain itu, jika anda ingin anakan murai batu anda mendapatkan tambahan makanan, anda bisa menambahkan voer. Tapi, jangan lupa untuk menyeduhnya agar mudah untuk ditelan.

Tambahan, jika anda sudah membaca tentang masalah utama menangkar murai batu yang kami bagikan di atas. Alangkah baiknya bagi anda untuk langsung memperhatikan apa yang perlu diperbaiki. Pertama, anda bisa mengubah kondisi lingkungan agar burung murai anda bisa berkembang biak dengan nyaman.

Artikel Terkait

Share this: