Cara Melatih Mental Murai Batu Muda Biar Cepat Fighter

Tidak sedikit kicau mania yang mengalami masalah ketika melatih mental murai batu muda agar cepat fighter. Dari mereka banyak yang kebingungan ketika mental murai batu muda tidak stabil alias cepat naik turun. Kondisinya, ketika sedang sendirian, sifat fighter murai batu muda sering kali keluar. Namun, jika sudah ketemu lawan di area pertandingan, nyalinya seperti kerupuk disiram air, langsung menciut bahkan bikin malu karena sama sekali tak mau berkicau. Hal yang demikian tentu menjadi masalah yang cukup umum dan serius bagi penggila murai batu. Terlebih burung ini juga termasuk ke dalam burung dengan sifat petarung yang sangat agresif. Jadi, bagaimana mau menang dalam perlombaan jika mentalnya saja masih kerap down?

Pelatihan Mental Murai Batu Muda


Apabila Anda sebagai pemilik burung murai batu yang memiliki burung seperti itu, tentunya berbagai tindak perawatan harus segera dilakukan. Perawatan terbaik apabila kondisi burung murai sering down mentalnya adalah dengan melakukan pelatihan mental pada burung itu sendiri. Jangan sampai Anda memiliki burung murai batu muda yang bagus mentalnya ketika lagi sendiri. Namun buruk mentalnya ketika sudah berada di ajang perlombaan. Tentunya bikin malu pemiliknya saja. Ya, melakukan pelatihan mental pada murai batu muda menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan dibanding harus menambah variasi suara yang dimilikinya burung murai batu muda. Semerdu dan sebagus apapun kicauan murai batu, jika dirinya tak memiliki mental bertarung yang bagus, maka bisa dipastikan burung tersebut akan jadi petarung untuk rumahan saja.
Gambar murai batu muda

Maksudnya adalah agar mental murai batu muda yang Anda miliki sekarang ini tidak hanya jago ketika dikandang saja. Kalo hal demikian sudah ditemukan pada burung murai batu, maka melatih mental murai batu muda adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Tujuannya agar kualitas murai batu muda bisa jadi lebih baik dan memiliki kemampuan fighter di rumah dan juga ketika di arena pertandingan. Lantas bagaimana cara melatih mental pada murai batu muda yang bagus? Apakah sangat sulit untuk dilakukan? Perlu ditekankan bahwa cara untuk melatih mental murai batu itu sangat mudah dan sederhana. Walaupun demikian, sang pemilik juga tak bisa semena-mena melakukan pelatihan mental.

Cara Melatih Mental Murai Batu Muda

Ada banyak cara untuk melatih mental pada murai batu. Hal ini menyesuaikan keinginan atau kemauan masing-masing pemilik murai batu muda itu sendiri. Salah satu cara terbaik untuk melatih mental sang murai batu muda adalah dengan teknik kerodong buka tutup. Agar Anda bisa langsung menerapkannya, berikut pembahasannya.
  1. Pertama, siapkan terlebih dahulu burung murai batu muda sebanyak 3 hingga 4 ekor. Jika memungkinkan, pastikan semua burung yang telah disiapkan tadi sudah mampu bertarung. Tujuannya agar bisa jadi pancingan bagi murai batu yang mentalnya sedang down untuk bisa lebih siap fighter.
  2. Tahap pelatihannya sendiri juga bisa dilakukan bersama-sama. Artinya, burung murai batu muda tadi bisa langsung ditrek pada lantai bukan diletakkan di gantungan.
  3. Selanjutnya, berikan jarak burung satu dengan yang lain kira-kira 4 hingga 6 meter. Ini bisa dilakukan bersamaan dengan murai batu yang sifatnya lemah. Jadi, total burung adalah 5 ekor untuk pelatihan mental ini.
  4. Untuk burung murai batu muda yang mental petarungnya belum muncul namun sudah gacor, disarankan di kerodong dahulu agar dirinya bisa langsung gacor di kerodong.
  5. Nah, jika gacornya sudah ngotot, buka kerodong dengan perlahan. Namun, jangan langsung dibuka secara total, melainkan buka setengahnya saja.
  6. Selanjutnya, amati murai batu muda tersebut, apakah dirinya sudah mulai mengintip burung murai batu yang lain atau belum. Apabila ternyata dirinya sudah mengintip burung lain, buka kerodong dan biarkan saja sekitar 30 detik-an.
  7. Jika sudah sampai 30 detik, tutup kerodong sepenuhnya dan biarkan murai batu tadi tetap gacor selama 15 menit di dalam kerodong.
  8. Langkah melatih mental murai batu muda selanjutnya adalah dengan melanjutkan buka kerodong sekitar 39 detik dan tutup kerodong lalu pindahkan pada ke lokasi yang agak jauh dari latihan tersebut.
  9. Gantunglah murai batu muda tadi dan biarkan sendirian lalu dengarkan suaranya. Menurut Anda, apakah suara yang dimiliki murai batu tadi lebih dominan untuk murai batu pertarung ataukah untuk gacor biasa.
  10.  Apabila ternyata suara gacor yang dihasilkan masih suara gacor burung biasa, lakukan pelatihan mental tadi selama 3 hari berturut-turut. Jika sudah, lakukan pelatihan secara rutin minimal 2 kali dalam seminggu.
  11. Perlu diingat bahwa pelatihan yang Anda lakukan ini tidak bisa didapat dengan hasil maksimal jika dilakukan hanya sekali saja. Dimana, setiap pemiliknya memang harus melakukan latihan ini minimal 6 kali agar hasilnya bisa benar-benar terlihat.
  12. Jika sudah melakukan latihan ini, maka Anda harus selalu mengontrol bagaimana kualitas suara burung murai batu muda tersebut. Apakah dirinya sudah memiliki suara yang fighter dengan ditandai suara yang menekan, penuh variasi, kencang, menekan dan keras atau tidak. Anda juga disarankan membawa burung murai batu muda ke latberan agar bisa berlatih dengan burung yang lain.
Gambar murai batu muda

Bagaimana, sangat mudah dan sederhana bukan cara melatih mental burung murai batu muda ini? Agar hasil melatih mental murai batu muda lebih maksimal, disarankan menambahkan settingan EF (Extra Fooding) yang disesuaikan dengan karakter si murai batu muda tersebut.

Artikel Terkait

Share this: