Merawat Pertumbuhan Ekor Murai

Murai Batu – Selain ocehan dan kelincahannya, hal lain yang membuat murai batu terlihat indah adalah bulunya, terutama bulu ekor. Bulu ekor menjadi salah satu faktor penting  keindahan murai, apalagi murai sering memainkan ekornya (ngeply) saat sedang fighting. Memaikan ekor juga merupakan faktor penilaian saat murai dalam perlombaan.

Panjang dan indah merupakan idaman bagi semua pemilik murai, tapi untuk memiliki murai dengan ekor panjang dan indah tentu perlu usaha untuk merawatnya. Ekor murai mengalami siklus pemanjangan setelah masa mabung, pelepasan bulu ekor merupakan proses terakhir masa mabung untuk berganti dengaan bulu ekor yang baru yang lebih panjang. Pemilik murai banyak yang mengangap proses mabung telah selesai setelah semua bulu telah berganti dan hanya tinggal menunggu proses pertumbuhan ekor saja, padahal sebenarnya penumbuhan bulu ekor masih merupakan masa mabung jadi seharusnya perawatan masih sama seperti pada masa mabung. Bahkan waktu inilah yang sangat tepat untuk merawat ekor murai agar tumbuh maksimal.

murai ekor panjang
Efek yang bisa ditimbulkan jika perawatan pada masa ini tidak maksimal seperti : ekor mudah rusak, bercabang, memiliki panjang yang berbeda, atau ekor malah semakin pendek daripada sebelum mabung. Nah untuk mencegah hal-hal tersebut perawatan saat pertumbuhan ekor sangatlah diperlukan, berikut saya jelaskan faktor-faktor yang harus diperhatikan agar ekor murai dapat tumbuh sempurna :

ekor pendek
Pemberian Pakan
Yang harus pertama diperhatikan adalah asupan protein pembentuk bulu. Sama seperti pada rambut manusia protein pembentuk bulu pada murai disebut keratin.  Keratin termasuk dalam keluarga protein yang fungsinya menyusun lapisan kulit dan merupakan materi dasar pembentuk bulu dan kuku. Keratin sendiri merupakan zat yang dibentuk oleh asam amino dan polipeptida. Jadi, peningkatan asam amino dapat meningkatkan pertubuhan bulu pada murai. Sumber asam amino dapat diperoleh dari EF murai seperti jangkrik, kroto dll.  Berikan 4-5 ekor jangkrik setiap pagi dan sore hari serta berikan kroto 2-3 kali seminggu.

Penjemuran
Jangan melakukan penjemuran setiap hari pada murai, cukup beberapa kali seminggu saja dan dilakukan pada waku pagi hari. Katanya proses penjemuran yang terlalu lama apalagi dilakukan pada siang hari dapat menyebabkan zat lilin pada pangkal ekor murai menjadi kering dan keras sehingga pertumbuhan ekor akan menjadi terganggu.

Dipaksa Tarung
Seperti yang saya jelaskan tadi murai akan memainkan ekornya saat bertarung. Nah jika terlalu sering memainkan ekor saat masih terjadi proses pertumbuhan bulu maka tidak menutup kemungkinan ekor malah tumbuh semakin pendek.

Parasit/tungau
Serangan parasit/tungau dapat menghambat pertumbuhan bulu, selalu bersihkan kandang murai agar terhindar dari serangan parasit/tungau.

ekor patah
Bagaimana dengan kasus ekor murai patah/putus?
Ekor murai yang patah/putus memang sangat menggagu saat dipandang, kadang juga membuat kita galau apakah ekor akan kita biarkan saja atau dicabut. Dua-duanya bisa dilakukan tapi jika menurut anda ekor patah sangat menggaggu mendingan dicabut saja, tapi kalau mau mencabut ekor lihat dulu jadwal siklus mabung murai. Jika baru selesai mabung sebaiknya cepat-cepat dicabut agar dapat berganti dengan ekor baru, tapi jika belum memasuki masa mabung sebaiknya dibiarkan saja pasti akan berganti sendiri pada masa mabung.

Terima kasih semoga bermanfaat
Referensi : kicaumaia.or.id forum: murai batu | omkicau.com
Gambar : google image
Kicau Cicicuit
5 stars - "Informasi Seputar Burung Kicauan" Kicau Cicicuit Informasi seputar info burung, jenis burung, penyakit burung, usaha ternak burung dan tips and trick seputar burung kenari , lovebird , murai batu , decu , prenjak , ternak burung, tips berternak, kicau mania , anis merah, anis, jalak, penangkaran burung, lovebird, ciri lovebird, masteran burung, burung master, penyakit burung, obat burung

0 Response to "Merawat Pertumbuhan Ekor Murai"

Posting Komentar